Tanamonews.com - Bupati Pesisir Selatan Hendrajoni, meresmikan program Gerakan Pangan Murah di Pasar Koto Baru, Kambang, Kecamatan Lengayang pada Rabu (5/3). Kegiatan tersebut digawangi oleh Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Pesisir Selatan, yang akan dilaksanakan selama Bulan Suci Ramadhan.
Menurut Hendrajoni, selain menstabilkan harga pasar, kegiatan pasar murah tersebut juga merupakan sebuah tanggung jawab pemerintah yang hadir, ditengah keterpurukan perekoniman masyarakat dalam masa sekarang ini.
“Pemerintah harus hadir ditengah-tengah masyarakat dalam situasi keterpurukan ekonomi seperti sekarang ini. Dengan adanya pasar murah ini, kita berharap masyarakat danga terbantu untuk mendapatkan pangan yang layak terutama selama bulan suci Ramadan ini,” jelas Hendrajoni.
Kegiatan pangan murah ini akan digelar di seluruh Kecamatan yang ada di Pesisir Selatan, selama bulan suci Ramadan. Puncaknya yakni H-3 menjelang Hari Raya Idul Fitri, rencananya Gerakan pangan murah akan dilaksanakan di sekitaran Rumah Dinas Bupati Pesisir Selatan.
“Nanti di H-3 kita adakan secara besar-besaran di Rumah Dinas Bupati yang ada di Painan. Sesuai dengan Instruksi Presiden tidak ada yang namanya lonjakan harga khususnya pangan,” sambungnya.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Pessel, Firdaus, menjelaskan bahwa melalui pasar murah itu ada sejumlah bahan pokok yang disalurkan. "Diantaranya, beras, gula pasir, minyak goreng, bawang putih dan bawang merah.
Dia menjelaskan bahwa masing-masing jenis kebutuhan pokok itu satu paket nya dijual Lebih murah Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu dari harga pasar. "Beras jenis premium jenis anak daro dijual Rp 195 ribu untuk ukuran 10 kg, dan jenis SPHP Rp 63 ribu pula. Kuriek kusuik175 ribu,
pandan wangi 165 ribu, dan IR koto tangah Rp 155 ribu pula. Sedangkan gula pasir jenis berlian jaya Rp 19 ribu pula per kg," jelasnya. Selain dari Bolong, operasi pasar itu juga dilakukan melalui kerjasama Toko Tani Indonesia Center (TTIC).
"Dari TTIC harga telur ayam 1 lapiak dijual Rp 47 ribu. Sementara harga di pasaran saat ini Rp 55 ribu. Kemudian bawang merah Rp 37 ribu pula per kg. Selanjutnya minyak goreng sari murni 2 liter, seharga Rp 35 ribu, dan untuk jenis minyak kita Rp 15 ribu pula 1 liter." jelasnya.
Sementara itu Tokoh Masyarakat Lengayang, Ahda Yanuar yang juga hadir pada kesempatan tersebut menyampaikan, Gerakan pangan murah yang dilaksanakan merupakan salah satu bentuk gerak cepat Hendrajoni dalam menjalankan program sesuai dengan Visi dan Misi.
“Kita sangat mengapresiasi gerak cepat Bupati Pesisir Selatan dalam menjalan kan Progam Nagari Kanyang dan Visi Misi sehari setelah melakukan serah terima jabatan. Kita berharap komitmen terus terjaga, untuk kemajuan Kabupaten Pesisir Selatan,” ungkapnya. (Bee)
0 Komentar